HIZBULLAH MENURUT TAFSIR DAN ASBABUN NUZUL

oleh alifbraja

HIZBULLAH MENURUT TAFSIR DAN ASBABUN NUZUL

Di dalam kitab-kitab tafsir dan asbabun nuzul (sebab-sebab turunnya Al-Quran) diriwayatkaan bahwa ayaat QS 5:54-55 adalah ayat-ayat yang dikhususkan bagi Imam Ali as, dan sekaligus mengancam kaum muslimin yang tidak konsisten kepada ajaran-ajaran serta wasiat Rasul saww (Sunnah Rasul).

Hal ini bisa dilihat di dalam:

1.Tafsir ats-Tsa’labi

2.Tafsir Maima’ al-Bayan dari hadits yang diriwayatkan dari Ammar bin Yasir ra dan dari Hudzaifah al-Yamani ra dan Ibnu Abbas ra.

3.Di dalam kitab Kanz al-‘Ummal Jilid 6, halaman 393, hadits ke 610, disebutkan bahwa Rasulullah saww bersabda: “Tidakkah kalian akan berhenti – “Wahai kaum Quraisy – sehingga Allah akan membangkitkan seseorang yang Dia telah menguji keimanan hatinya, yang akan menebas batang leher kalian pada saat kalian bagaikan kawanan kambing yang lari berkejutan,”

Abu Bakar lantas bertanya: “Akukah dia itu, wahai Rasulullah?”,

“Bukan!”, jawab Nabi Saww, “Tapi dia yang sedang menjahit sandal.” (perawi hadits ini menambahkan: Pada saat itu di tangan Ali sedang menjahit sandal kepunyaan Nabi Saww.)

4. Di dalam riwayat lain yang dirawikan oleh Ahmad bin Hanbal di dalam Musnadnya dari sahabat Abu Sa’id, juga dirawikan oleh al-Hakim di dalam Mustadraknya, juga Abu Ya’la di dalam Musnadnya, dan al-Kanz hal. 155, Juz. 6 bahwa Rasulullah Saww bersabda: “‘Di antara kamu ada seseorang yang akan berperang demi menjaga kemurnian penafsiran Al-Quran,” Maka Abu Bakar berkata: “Akukah dia itu?” dan Umar pun berkata: “Akukah dia itu?”.

Namun Rasul Saww menjawab: “Bukan! Tapi dia adalah yang sekarang sedang menjahit sandal di dalam kamar.”, maka keluarlah Ali, dan ia sedang membawa sandal Nabi saww yang sedang dijahitnya.”

Masih banyak lagi hadits-hadits yang masyhur yang meriwayatkan Asbabun Nuzul dari ayat al-Quran tersebut di atas. Dari mayoritas hadits-hadits yang berkenaan dengan asbabun nuzul ayat tersebut di atas kita bisa menyimpulkan bahwa ayat tersebut menjelaskan keutamaan Imam Ali as.

Selain itu Hizbullah di dalam Al-Quran sendiri mengarah kepada Imam Ali as dan pengikutnya yang setia. Hal ini bisa diperkuat dengan ayat selanjutnya, yaitu Al-Quran Surat al-Maidah ayat 56. Ayat ini jelas-jelas mengarah kepada Imam Ali as yang pada saat itu sedang shalat dan memberi sedekah kepada seseorang yang meminta sesuatu yang berharga kepadanya.

Imam memberikan cincin beliau dengan memberi isyarat untuk diambil oleh sang peminta. Keterangan panjang lebar tentang hadis ini bisa Anda baca dalam berbagai buku, di antaranya buku Dialog Sunnah Syi’ah yang diterbitkan oleh penerbit Mizan.

HIZBULLAH DI DALAM HADITS HADITS AHLUL BAIT

Imam Ali as berkata: “Apakah engkau ingin kuberitahu agar engkau dapat menjadi Hizbullah (partai Allah) yang menang? Bertaqwalah kepada Allah SWT pada setiap urusanmu, karena sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa lagi berbuat ihsan.” (Mizan al-Hikmah Huruf H, hal. 378)

Hadits ini menunjukkan beberapa syarat untuk menjadi Hizbullah, yaitu taqwa dan berbuat ihsan. Kedua unsur atau faktor ini telah menjadi isyarat yang jelas di dalam al-Quran. (Saya akan membuat artikel khusus tentang Karakteristik Hizbullah, insya Allah)

Imam Ali as berkata: “Kami adalah bangsawan yang dermawan, keturunan kami adalah keturunan Para Nabi dan Hizb kami adalah Hizbullah dan kelompok orang-orang al-baghiyah (bughat) adalah Hizbu al-Syaithan atau partai setan.” (Bihar al-Anwar 23:106)

Keberpihakkan kepada Ahlul-Bait di sini juga menjadi syarat mutlak untuk masuk ke dalam Hizbullah. Selain itu hadits ini juga secara khusus menjelaskan kedudukan kelompok Imam Ali as. dan kelompok Mu’awiyah yang dikatakan Imam Ali as sebagai kaum al-baghiyah atau bughat, yaitu mereka menolak berbai’at kepada Imam Ali as, atau secara umum kaum yang memberontak atas kepemimpinan yang sah.

Rasulullah Saww pun secara tegas mengatakan bahwa bai’at kepada Imam yang adil merupakan kewajiban yang mutlak. Rasul saww mengancam, “Barangsiapa yang mati sementara tiada bai’at di tengkuknya kepada Imam zamannya maka ia telah mati dalam keadaan jahiliyah.” (Hadis Riwayat Abu Dawud)

Rasulullah saww bersabda: “Barangsiapa yang mau menaiki perahu keselamatan dan berpegang teguh pada tali yang kokoh dan berpegang teguh kepada tali Allah yang kuat maka jadikanlah Ali sebagai pemimpin (wali) sesudahku dan musuhilah orang-orang yang memusuhinya dan disempurnakan petunjuk lewat putra-putranya. Mereka itulah khalifah-khalifahku dan para penerima wasiatku. Kelompok mereka itulah kelompokku dan kelompokku adalah Hizbullah ‘Azza wa Jalla dan musuh-musuh mereka adalah Hizbusy Syaithan!” (Tafsir Nur al-Tsaqalain 1:648)

Imam al-Shadiq as, “Kami dan pengikut kami (pengikut setia Ahlul-Bayt) adalah Hizbullah dan mereka Hizbullah itulah orang-orang yang memeproleh kemenangan.” (Tafsir Nur al-Tsaqalayn 1:648)

Di dalam doa Ziarah Imam Husayn as termaktub :

“Maka teguhkanlah pengikut (syi’ah) mereka dan mereka yang taat kepada kelompokmu, mereka yang menolong kelompokmu dan mengambil kepemimpinanmu…” (Tafsir Nur al-Tsaqalayn 2:620)

Imam Ali bin Abi Thalib as berkata, “Kalian mesti berpegang teguh kepada Hablullah dan tali-Nya dan jadilah kaian dari Hizbullah dan kelompok Rasul-Nya. Pegang teguhlah janji Allah dan perjanjian-Nya dengan kalian, karena sesungguhnya Islam itu awalnya asing dan akan berakhir asing.” (Mustadrak al-Wasail 2: 374)

Imam Ali bin Abi Thalib as berkata, “Beruntunglah orang yang melaksanakan kewajiban Tuhannya pada saat sahur (sebelum waktu subuh). Mata mereka terjaga karena takut akan Hari Pengadilan dan mereka bangun dari tempat tidurnya dan lidah mereka tenggelam dalam zikir kepada Tuhannya. Dosa-dosa mereka tercerai-berai karena lamanya mereka memohon ampun (istighfar). Mereka itulah Hizbullah. Ingatlah sesungguhnya Hizbullah mereka itulah yang pasti beruntung!” (Nahjul Balaghah, Surat ke-46)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: