Al,muntahi (bag. 7 )

oleh alifbraja

13. Hai Pelajar mengetahui “ siapa mengenal diri mengenal Tuhannya .” bukan mengenal jantung atau paru-paru,  bukan mengenal kaki dan tangan. Makna “siapa mengenal diri…” adanya dengan ada Tuhannya esajua. Seperti kata Syeikh Junaid: “ Warna air itu warna bejananya”

Seperti kata syair: Sesungguhnya telah tersembunyilah engkau maka tiada dapat dilihat oleh segala mata; Maka betapa dilihat oleh segala mata Kerana Ia terdinding oleh adaNya.

Kata Syeikh Muhyildin Arabi: Jika pergilah aku menuntut Dia, tiadalah berkesudahan tuntutku, jika datang aku ke hadiratNya, Ia liar daripadaku; Tidak aku melihat Dia, Ia tidak jauh daripada penglihatanku, Bermula: Ia ada dalamku dan tiada aku bertemu pada seumurku.

Maka ini lagi kata Syeikh Junaid: Adamu ini dosa, tiada dosa sebagainya. 14. Barangkala engkau pun satu wujud, Hak SWT pun satu wujud, sharika lahu (engkau mensyirikanNya) datang kerana Hak SWT: wahdahu la shararika lahu: (ertinya:tiada sekutu bagiNya), tiada wujud lain hanyawujud Hak SWT . Seperti laut dan ombak.

Seperti Firman Allah: Barang kemana mukamu kau hadapkan, maka di sana ada DzatAllah.

Kata Maulana Abdul Rahman Jami: Sekampung sekedudukan, sekelian  itu Ia jua; Pada telekung segala minta makan dan pada atlas segla raja-raja itu pun Ia jua; Pada segala perhimpunan dan perceraian dan rumah yang tersembunyi dan yang berhimpun itu pun Ia jua; Demi Allah sekeliannya ia jua. Maka demi Allah sekeliannya Ia jua.

Bersambung ke bahagian 8.



Respons to “Al-Muntahi (bhg. 7))”

1., “Al-Azzaliyyah pada hakikatnya hanyalah al-Abadiyyah (Keabadian), di mana antara keduanya tidak adapembatas apa pun. SebagaimanaAwwaliyyah (awal) adalah juga Akhiriyyah (akhir) dan akhir adalah juga awal. Demikian pula lahir dan batin, hanya saja suatu saat Dia menghilangkan Anda dan suatu saat menghadirkan Anda dengan tujuan untuk memperbarui kelezatan dan melihat penghambaan (’ubudiyyah). Sebab orang yang mengetahui-Nya melalui penciptaan makhluk-Nya, ia tidak akan mengetahui-Nya secara langsung. Sebab penciptaan makhluk-Nya berada dalam makna firman-Nya, ‘Kun’ (wujudlah). Sementara mengetahui secara langsung adalah menampakkan kehormatan, dan sama sekali tidak ada kerendahan.” Saya (Syekh Abu Nashr as Sarrai) katakan: Makna dan ucapan an-Nuri, “mengetahui-Nya secaralangsung,” ialah langsung dengan yakin dan kesaksian hatinurani akan hakikat-hakikat keimanan tentang hal-hal yang gaib.

Syekh Abu Nashr as-Sarraj – rahimahullah – melanjutkan penjelasannya: Makna dari apa yang diisyaratkan tersebut – hanya Allah Yang Mahatahu – bahwa menentukan dengan waktu dan perubahan itu tidak layak bagi Allah swt. Maka Dia terhadap apa yang telah terjadi sama seperti pada apa yang bakal terjadi. Pada apa yang telah Dia firmankan sama sepertipada apa yang bakal Dia firmankan. Sesuatu yang dekat menurut Dia sama seperti yang jauh, begitu sebaliknya, sesuatu yang jauh sama seperti yang dekat. Sedangkan perbedaan hanya akan terjadi bagi makhlukdari sudut penciptaan dan corak dalam masalah dekat dan jauh, benci dan senang (ridha), yang semua itu adalah sifat makhluk, dan bukan salah satu dari Sifat-sifat al-Haq swt. – dan hanya Allah Yang Mahatahu-.

2.Salam saudara Tahjud terima kasih atas masukan ini, ditambah sikit: Mengetahui-Nya secara langsung adalah setelah mencapai Isbatul Yakin-.. iaitu melihat Wujud Nya dengan nyata… (sudah pasti dengan mata hati, kalau dengan mata kepala sampai bila pun tak akan bertemu..)

3.Syirik itu adalah menduakan Allah… Apakah perkara2 atau perbuatanyang selalu di katakan syirik. Bagaimana untuk mengatasikan nya.salam..

1.setiap perbuatan yang lupa Allah, kalau tak mahu syirik jangan lupa Allah.

4.Memadai kah dengan Tauhid Ismak dan Ihsan ?

7.Salam Tuan, hmba juga mohon d izinkan untuk menyalin bagi memudahkan membaca kandungannya semasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: