SHOLAT SEBAGAI WUJUD MANUSIA SEJATI

oleh alifbraja

Sesungguhnya sholat itu adalah wujud dari manusia yang sejati,gambarannya adalah sebagai berikut:

1. Yang menjadi Badannya manusia didalam Sholat adalah Niat

Segala amal perbuatan didahului dengan Niat,wujud dari niat tersebut berupa gerak dari badan/anggota tubuh manusia.Dan niat yang sebenarnya adalah INGAT dan mengingatkan kembali pada diri kita bahwa segala gerak tubuh dan nafas ini milik Allah,dan saatnya diri secara keseluruhan manunggal Rasa,manunggal rupa,manunggal wujud dan manunggal hidup dengan dzat yang Maha Tunggal.

2. Yang menjadi Aqalnya manusia didalam Sholat adalah Takbiratul Ihrom.

Didalam Takbir adalah ma’rifatnya seorang hamba dan sejatinya mengetahui dengan aqal dihati (Fuad) dan aqal dikepalanya bahwa hidup itu adalah Allah dan Muhammad adalah badan/gerak prilaku manusia.

3. Yang menjadi Kepalanya manusia didalam sholat adalah Doa Al-Fatihah

Maksudnya adalah sebagai pembuka dan syahnya perilaku badan memasuki alam kefanaan/mi’raj ,dengan menyatukan segala kehendak,rasa kepada kehendak dan rasa yang Tunggal,saat membaca surah Al- Fatihah, manusia mensyukuri nikmat karunia-Nya (ALHAMDULILLAHIRRABBIL’ALAMIIN) ,dimana saat pertama ruh masuk kejasad berawal dari kepala,sehingga menghidupkan anggota dari kepala yang meliputi aqal dan alat inderawi .

Kebaikan ataupun dosa,berawal dari rangsangan yang ada dikepala manusia meliputi aqal dan alat inderawinya,sehingga menimbulkan dampak perilaku pada anggota tubuh yang lainnya.
Karna itu manusia hendaknya selalu ingat kepada Allah dengan menjaga organ sekitar kepala untuk menghindari kemaksiatan/dosa.

4. Yang menjadi Matanya manusia didalam Sholat adalah Ruku’

Didalam Ruku’ adalah wujud berimannya Ruh dan badan kepada Dzat Yang Maha Tunggal yang telah menciptakan seluruh yang ada dialam dunia. Manusia hendaknya bisa melihat dengan indera penglihatanya sesuai fungsinya dan bisa saling tolong-menolong, menghargai,menghormati,tenggang rasa,saling menjaga,tidak berbuat kerusakan, tidak merasa lebih tinggi/sombong terhadap makhluk ciptaan lainnya.


5. Yang menjadi Tulangnya manusia didalam sholat adalah membaca Sami’allaahu liman hamidah.

Fungsi tulang adalah sebagai penegak dan pelindung organ tubuh,segala sesuatu yang dipelajari ataupun didengar tidak akan akan bisa terwujud tanpa perilaku,oleh karena itu manusia hendaklah melanggengkan apa yang didengarnya,dipelajarinya,dipahaminya kepada perilaku nyata sebagai wujud ingat kepadanya dalam perilaku kebaikan. (SAMI’NA WA ‘ATHONA)

6. Yang menjadi Otot/Urat Syarafnya manusia didalam Sholat adalah Sujud.

Didalam Sujud adalah sebagai bukti Syahnya diri/raga/dat, bahwa adanya diri manusia karna adanya Allah,wujud badanya manusia hakekatnya hanya Allah yang ada dan menggerakkannya.Dan manusia tiada daya/kekuatan, serta akan kembali lagi kepada Dzat Pencipta.
Apabila otot/syaraf manusia tidak berfungsi(sudah mati/kena penyakit struk),maka ia tidak bisa bergerak dan tidak bisa lagi merasakan.Sejatinya yang memberi rasa manusia adalah BUMI.

7. Yang menjadi Ruhnya manusia didalam Sholat adalah Ruku’ dan Sujud

Ruh yang telah memberi hidup kepada raga/jasad. Pada hakekatnya manusia sejati adalah manusia yang dalam sholatnya selalu mengingat akan hidup,yaitu hidup dialam kelanggengan,dimana alam kelanggengan ini berasal dari Alif Mutakallim Wahid atau Sejatinya Cahaya / Nur Jati

Ruku’nya sholat mengingatkan kepada manusia terhadap Sang Pencipta yang telah memberinya nafas( anasir angin) kehidupan, anasir angin terbagi menjadi 4 macam : 
 
1. Nafas adalah angin yang keluar dari hidung cahayanya putih dan menciptakan indera penciuman pujinya LAA ILAHA ILLALLAAH

2. Tanafas adalah angin yang keluar dari telinga cahayanya kuning dan menciptakan indera pendengaran pujinya YAA ALLAH YAA MUHAMMAD

3. Anfas adalah angin yang keluar dari mulut cahayanya merah dan menciptakan ucapan pujinya ALLAHU…ALLAHU

4. Nufus adalah angin yang keluar dari mata cahayanya Hijau yang menciptakan Penglihatan pujinya YAA HUU…ALLAHU

Angin yang 4 macan tersebut disebut juga sebagai SIRRULLAH  

Didalam sujudnya sholat mengingatkan manusia akan anasir air kehidupan yang terdiri dari 4 perkara :

1. Air Nur Mani terletak dikepala

2. Air Nur Maningkem terletak didada

3. Air Nur Madzi terletak diperut

4. Air Nur Wadi terletak dikaki

8. Yang menjadi Kulitnya manusia didalam Sholat adalah Duduk Tahiyyat.


Didalam Duduk Tahiyyat adalah Tasdjid atau Tahiyyat sejati,tidak akan berlafadz Allah bila tidak ada Tasdjid ,bila Tasdjid sebagai johar awal,maka kulit sebagai pembentuk awal manusia sebelum organ tubuh yang lainnya . Coba sekarang dibayangkan bagaimana seandainya manusia tanpa kulit ?… tentu manusia tidak bisa hidup karna semua isi didalam tubuhnya akan keluar terburai dan mudah terkontaminasi oleh berbagai penyakit dan segala pengaruh buruk dari luar.
Jadi hakekatnya Kulit adalah diam/jumeneng dan sifatnya tetap/langgeng maksudnya hendaknya manusia selalu langgeng dalam mengingat pada dzat yang Hidup langgeng tanpa nama dan tanpa suara dimana sifat 20 sudah menyatu didalamnya.

9. Yang menjadi Tangannya manusia didalam Sholat adalah Dua kalimat Syahadat.

Dua kalimat syahadat adalah tanda keimanan manusia ketika diucapkannya namun pembuktian keimanan yang lestari/langgeng tersebut terdapat di Tangannya,sebab perilaku baik atau kejahatan seringkali diwujudkan melalui tangan.

contoh:

-Ketika didalam kebaikan untuk melestarikan kalimat syahadat dan kitab suci Al-qur’an,maka manusia menggunakan tangannya untuk menulis dan memperbanyak cetakkan Al-Qur’an,sehingga sampai sekarang tetap bisa dinikmati,dipelajari bagi generasi manusia berikutnya.
 
-Ketika manusia ingin memberi ,maka ia menggunakan tangannya untuk memberikan sesuatu,tidak mungkin kita mau memberi menggunakan kaki..? tentu tidak sopan

-Ketika manusia berada didalam kejahatan ,maka anggota tubuh yang sering digunakan adalah tangannya ,yaitu ketika mencuri,membunuh,korupsi,memukul,memperkosa juga awalnya melakukan kekerasan/pemaksaan dengan tangannya sebelum anggota tubuh yang lainnya.
 
Bila secara berurutan perilaku baik dan buruk awalnya karna adanya rangsangan terhadap alat indera tubuh ,sehingga menimbulkan reaksi gerak anggota tubuh yang lainnya dan sebagai puncak aksi reaksi negatif yang tak tertahan terletak pada Tangan.

Karna itulah ditangan terdapat simbol dan tanda kekuasaan Allah,ditelapak tangan berupa Asmaul Husna dan jari-jari membentuk lafadz Allah. Maksudnya agar manusia selalu ingat dan waspada terhadap syahadat kepada dzat yang Maha Suci untuk selalu langgeng menggunakan tangannya sesuai sifat Asmaul Husna tersebut.

10.Yang menjadi Kakinya manusia didalam Sholat adalah Salam.

Didalam Salam sebagai wujud berkumpulnya semua aspek sholat dari seluruh anggota tubuh manusia yang harus dilakukan secara langgeng. Dan direalisasikan melalui Kaki,maksudnya harus diupayakan,atau ada tindakan nyata yaitu melangkahkan kakinya kepada sesuatu kebaikan yaitu dengan saling memberikan kesejahteraan ,saling peduli,tolong-menolong,saling memberi,dll.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa sejatinya sholat adalah perilaku/budi pekerti/tata krama manusia kepada Sang Maha Pencipta,kepada diri pribadi dan kepada semua makhluk ciptaan-Nya.

 

One Comment to “SHOLAT SEBAGAI WUJUD MANUSIA SEJATI”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: