Intisari Bhagavad Gita

oleh alifbraja

I.

Why do you worry without a cause?

Whom do you fear without reason?

Who can kill you?

The soul is neither born, nor does it die.

Mengapa kamu khawatir tanpa alasan?
Siapa yang kamu takutkan tanpa alasan?
Siapa yang bisa membunuh Anda?
Jiwa tidak dilahirkan, juga tidak pernah mati.

Whatever happened,

Happened for good,

Whatever is happening,

Is happening for good,

Whatever will happen,

Will also for good only.

Apa pun yang terjadi,
adalah untuk kebaikan,
apapun yang sedang terjadi,
adalah untuk kebaikan,
apapun yang akan terjadi,
juga akan untuk kebaikan saja.

II.

You need not have any regrets for the past,

You need not worry for the future,

The present is happening,

What did you lose that you cry about?

Anda tidak perlu menyesal untuk masa lalu,
Anda tidak perlu khawatir untuk masa depan,
sekarang ini sedang  terjadi,
Apa yang Anda kehilangan dan membuat Anda menangis?

What did you bring with you

which you think you have lost?

Apa yang Anda bawa
yang membuat Anda pikir telah kehilangan?

III.

What did you produce

which you think got destroyed?

Apa yang Anda hasilkan
yang menurut Anda dihancurkan?

You did not bring anything,

what you have, you received from here,

whatever you have given, you have given only here.

Anda tidak membawa apa-apa,
apa yang Anda miliki, Anda terima dari sini,
apapun yang telah Anda berikan, Anda hanya diberikan di sini.

Whatever you took, you took from God,

Whatever you gave, you gave it to Him,

You came empty handed,

You will leave empty handed.

Apa pun yang Anda ambil, Anda mengambil dari Allah,
Apa pun yang Anda berikan, Anda memberikannya kepada-Nya,
Kau datang dengan tangan kosong,
Anda akan pergi dengan tangan kosong.

IV.

What is yours today,

belonged to someone else yesterday,

and will belong to someone else

the day after tomorrow.

Apa yg disebut milik Anda hari ini,
adalah milik orang lain kemarin,
dan akan menjadi milik orang lain

pada lusa nanti

You are mistakenly enjoying the thought,

that this is yours.

Anda keliru menikmati pikiran,
bahwa ini adalah milikmu.

It is this false happiness that is

the cause of your own sorrows.

Inilah kebahagiaan palsu yang
penyebab penderitaan Anda sendiri.

V.

Change is the law of the universe.

What you think of as death,

is indeed life.

Perubahan adalah hukum alam semesta.
Apa yang Anda anggap sebagai kematian,
sebenarnya adalah “hidup”.

In one instance you can be a millionaire,

and in other instance, you can steeped in poverty.

Dalam satu contoh Anda bisa menjadi jutawan,
dan dalam hal lain, Anda bisa tenggelam dalam kemiskinan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: