Jiwa

oleh alifbraja

Jiwa/Diri adalah kehidupan yang ada pada setiap diri, dalam Bahasa Arab disebutkan dengan kata : “NAFS” yang artinya ; Jiwa/Diri.

Sebagaimana Allah berfirman :

“Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan Ridho serta di Ridhoi. Masuklah ke dalam golongan hamba–hamba Ku. Dan masuklah kedalam Syurga Ku”. (QS, Al-Fajr : 27-30)

Jiwa/Diri adalah suatu kesatuan antara Ruh dan Jasad, di mana tatkala Ruh nasab/misra kepada sekalian batang tubuh/Jasad maka bernamalah ia dengan Jiwa/Diri.

Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari seorang Awliya Allah dan termasuk Ulama Besar di Kalimantan Selatan Kalampaian yang berguru kepada Syech Mursyid Muhammad Saman Al-madani Al-hasani di Kota Madinah salah seorang zuriat daripada Baginda Rosulullah Saw yang juga sebagai penjaga Maqom Nabi, mengatakan :

Bahwa sebenar-benarnya Diri itu adalah Ruh

Sebenar-benarnya Ruh itu adalah Nafs/Jiwa

Sebenar-benarnya Nafs/Jiwa itu adalah Naik Turun Nafas

Naik Turun Nafas itu adalah Sir/Rahasia

  •     rasakanlah Naik tutunnya Nafas itu, karena Nafas itu adalah Sir/Rahasia antara Insan dengan Tuhannya. dengan sering2nya bermusyahadah maka Anda akan semakin sadar bahwa diri Anda adalah sangat dekat dengan Tuhan
  • Mengenai matikan diri sebelum Mati.
  • Rosulullah Saw bersabda : “Matikan diri kamu sebelum Mati”
    Sungguh Manusia itu tidak akan sampai kepada Tuhannya selama ke DIRI an/ke EGO an/ke AKU an nya masih melekat pada dirinya.
    Karenanya matikan lah ke DIRI an/ke EGO an/ke AKU an itu hingga tumbuh kesadaran bahwa saya tidak bisa melakukan ini dan itu melainkan serta Allah.
  • Lalu bagaimana agar ke DIRI an/ke EGO an/ke AKU an mati???
    yaitu dengan Mengenal diri sebenar2nya diri.
    Jika sudah dikenal diri sebenar2nya diri maka akan di kenalilah Tuhan yang bernama ALLAH itu.

Dan adapun yang dikatakan Sir/Rahasia itu adalah Nur Muhammad Saw.

Dan adapun yang dikatakan Sir/Rahasia itu adalah Nur Muhammad Saw.
Adalah benar. Saya hanya ingin tambahkan untuk menjaddi bahan renungan mengenai fungsinya.
Saya menganggap tiga ciptaan Allah: AKAL, ROH DAN JIWA; sebagai three ini one dan masing mempunyi fungsi.
1. AKAL berfungsi untuk membedakan yang HAK dan BATHIL
2. ROH berfungsi sebagai penghubung Allah dan HambaNya
3. JIWA berfungsi untuk menyalurkan hasrat dan keinginan (Nafsu). Wasalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: